Ruminews.id, Makassar — Pelaksanaan aksi damai dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang digelar oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) The Legend 120 Sulawesi Selatan diwarnai insiden penyerangan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) pada Rabu (28/10/2026).
Rombongan peserta yang awalnya menggelar konvoi secara tertib dan kondusif mendadak dihadang di ruas Jalan Urip Sumoharjo menuju Flyover. Kelompok pemuda yang melakukan penyerangan tersebut diduga berasal dari wilayah Tamajene.
Ketua Umum DPP The Legend 120, Rusdi, mengecam keras aksi kekerasan dan intimidasi yang membahayakan keselamatan para peserta aksi.
“Kami sangat menyayangkan dan mengecam segala bentuk tindakan kekerasan yang berpotensi mengancam keselamatan peserta aksi. Peristiwa ini menjadi kekecewaan bagi kami, mengingat kegiatan bertujuan memperkuat semangat persatuan dan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Rusdi dalam keterangan resminya, Rabu (28/10/2026).
Menanggapi insiden tersebut, pihak DPP The Legend 120 Sulsel menegaskan akan menempuh jalur hukum. Saat ini, pengurus tengah mengumpulkan sejumlah bukti relevan untuk segera dilaporkan ke pihak kepolisian agar ditangani secara profesional dan transparan.
Rusdi juga mengimbau seluruh kader serta simpatisan The Legend 120 agar tetap tenang, tidak terpancing provokasi, menjaga kondusivitas wilayah, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.



