Ruminews.id, Jakarta — Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) hasil Muktamar VI di Bali, Gugum Ridho Putra, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut disampaikan Gugum di Jakarta pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Gugum mengatakan keputusan untuk berhenti dari posisi Ketua Umum diambil setelah melalui perenungan panjang serta mempertimbangkan nasihat dan pandangan dari berbagai pihak.
Dalam pernyataan resminya, Gugum menilai kepemimpinan partai tidak sebatas memastikan roda organisasi tetap berjalan. Menurut dia, seorang pemimpin juga memiliki tanggung jawab menjaga kehidupan dan arah perjuangan partai dalam dinamika politik nasional.
“Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab berdasarkan mandat Muktamar VI, dan senantiasa bertawakal kepada Allah SWT, maka sejak hari ini saya menyatakan berhenti dari jabatan Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang hasil Muktamar VI di Bali,” ujar Gugum dalam video pernyataan yang diunggah melalui akun Instagram Gugum Ridho pada Sabtu (29/8/2026) malam.
Dalam pernyataan tersebut, Gugum juga mengajak seluruh kader dan anggota PBB menghentikan berbagai perselisihan yang terjadi di internal partai.
Ia mendorong seluruh elemen PBB mengedepankan perdamaian dan islah untuk membangun kembali partai. Gugum menyebut proses tersebut perlu dilakukan dengan tetap berpegang pada prinsip demokrasi, meritokrasi, integritas, dan profesionalisme.
Gugum juga menegaskan bahwa pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Umum tidak berarti berakhirnya perjuangan untuk mendorong perbaikan politik.
“Sejatinya, tidak ada istilah mentari terbenam bagi gagasan-gagasan perbaikan. Perjuangan memperbaiki wajah politik bangsa juga tidak bisa dibelenggu waktu, dan tidak akan bisa dibatasi oleh jabatan,” tegasnya.
Ia berharap keputusan tersebut dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak, khususnya bagi PBB. Gugum juga berharap partai yang pernah dipimpinnya tetap dapat berkontribusi dalam kehidupan demokrasi Indonesia.
Dengan keputusan tersebut, Gugum Ridho Putra resmi mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum DPP PBB hasil Muktamar VI di Bali.



