Ruminews, LUWU TIMUR — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Palopo Posko V Desa Maramba, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, menggelar seminar program kerja pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Seminar berlangsung di aula Kantor Desa Maramba dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, serta unsur pendidikan. Forum itu menjadi ruang bagi mahasiswa memaparkan sejumlah program yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di desa.
Dalam pemaparannya, mahasiswa mengusung lima bidang utama, yakni pendidikan, agama, lingkungan, pertanian, serta olahraga dan seni. Program-program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat Desa Maramba.
Koordinator Desa (Kordes) KKN-T Posko V, Rifki Tamsir, mengatakan seluruh program dirancang dengan melibatkan masyarakat. Posko V mengangkat tema “Bersama Masyarakat, Bersama Membangun Desa.”
“KKN-T Posko V Desa Maramba mengangkat tema ‘Bersama Masyarakat, Bersama Membangun Desa’. Saya berharap bapak dan ibu sekalian dapat terlibat dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan kami,” ujar Rifki dalam pemaparannya.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar program KKN tidak berhenti sebagai kegiatan mahasiswa, tetapi dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi desa.
Kepala Desa Maramba, Respati Palaguna, menyambut baik program yang ditawarkan mahasiswa. Dalam sesi diskusi, ia menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program KKN-T sekaligus mengajak masyarakat ikut terlibat dalam setiap kegiatan.
“Saya berterima kasih dan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa KKN. Saya juga menyampaikan kepada masyarakat Maramba agar memperlakukan adik-adik kita ini seperti tamu dan ikut serta dalam kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa,” kata Respati.
Seminar tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Sejumlah masukan disampaikan sebagai bahan penyempurnaan program sebelum pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Melalui seminar ini, KKN-T Posko V berharap program yang telah disusun tidak hanya menjadi agenda mahasiswa, tetapi menjadi kerja bersama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat Maramba.



