ruminews.id, Bima – Mahasiswa asal Kabupaten Bima, Al Musafir, menyoroti minimnya perubahan yang dinilai terjadi selama dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Bupati Bima.
Menurutnya, salah satu persoalan yang paling dirasakan masyarakat adalah kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini masih banyak mengalami kerusakan tanpa adanya perbaikan yang signifikan.
Dalam keterangannya pada Sabtu (11/7), Al Musafir menyatakan bahwa ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Ambalawi hingga Kecamatan Wera masih berada dalam kondisi memprihatinkan.

Ia menilai kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan belum menunjukkan adanya perubahan yang berarti.
“Selama dua tahun terakhir saya belum melihat perubahan nyata dalam program kerja pemerintah daerah, khususnya terkait pembangunan infrastruktur jalan. Kondisi jalan dari Ambalawi menuju Wera masih banyak yang rusak dan belum mengalami perbaikan,” ujar Al Musafir.
Ia menegaskan bahwa masyarakat selama ini tetap memenuhi kewajibannya sebagai warga negara, termasuk membayar pajak. Namun, menurutnya, pelayanan berupa penyediaan infrastruktur yang layak belum dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
“Jalan raya bukan hanya digunakan oleh pejabat pemerintah, tetapi juga menjadi akses utama masyarakat untuk berdagang, pergi ke sawah, ke kebun, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan yang ada,” katanya.
Tidak hanya jalan kabupaten, Al Musafir juga menyoroti kondisi jalan di sejumlah pelosok desa yang dinilainya masih rusak dan belum tersentuh pembangunan.

Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan kondisi yang ia saksikan secara langsung di lapangan, bukan berdasarkan informasi dari pihak lain.
“Saya menyampaikan ini berdasarkan apa yang saya lihat sendiri. Sejak masa kepemimpinan Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri hingga saat ini di bawah Bupati Ady Mahyudin, saya belum melihat perubahan yang signifikan terhadap kondisi jalan di wilayah tersebut,” ungkapnya.
Sebagai mahasiswa, Al Musafir mendesak Pemerintah Kabupaten Bima agar segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak.

Menurutnya, pembangunan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah demi menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bima terkait pernyataan yang disampaikan Al Musafir.
Redaksi membuka ruang hak jawab apabila pihak Pemerintah Kabupaten Bima ingin memberikan klarifikasi atau tanggapan atas pernyataan tersebut.