Ruminews.id — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Cinta Negeri (PCN) secara resmi mendeklarasikan Ketua Umum sekaligus pendiri partai, Samsuri, S.Pd.I., M.A., sebagai calon Presiden Republik Indonesia yang akan diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Deklarasi berlangsung pada Minggu (27/4) di Ruang Pertemuan DPP Partai Cinta Negeri, Jalan Percetakan Negara IV No. 1, Johar Baru, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP, perwakilan DPW, DPD, DPC, kader, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai daerah.
Pembacaan deklarasi dilakukan oleh Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) DPP Partai Cinta Negeri, Suwarno. Dalam deklarasi tersebut, PCN menyatakan secara resmi mengusung Samsuri sebagai calon Presiden Republik Indonesia periode 2029–2034.
DPP Partai Cinta Negeri juga memberikan kewenangan kepada Samsuri untuk menentukan calon wakil presiden yang akan mendampinginya. Penentuan tersebut akan dilakukan dengan mempertimbangkan strategi dan mekanisme politik partai menjelang pelaksanaan Pilpres 2029.
Deklarasi diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Partai Cinta Negeri. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Samsuri selaku Ketua Umum PCN.
Dalam pidatonya, Samsuri menyampaikan perjalanan pendidikan, organisasi, serta pengalaman politik yang menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya. Ia merupakan lulusan S1 STAIC Cirebon dan S2 Institut STIAMI Jakarta. Selain aktif sebagai Ketua Umum Partai Cinta Negeri, Samsuri juga berprofesi sebagai guru sejarah di salah satu SMA swasta di Kabupaten Bekasi.
Pengalaman politik Samsuri bukanlah sesuatu yang baru. Ia pernah mengikuti kontestasi politik sebagai calon Wakil Bupati Cirebon pada 2008 dan sebagai calon Anggota DPR RI pada Pemilu 2014. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam memahami persoalan masyarakat sekaligus dinamika politik nasional.
Dalam kesempatan itu, Samsuri juga memaparkan arah perjuangan Partai Cinta Negeri yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Partai Cinta Negeri membawa visi untuk mewujudkan kehidupan bangsa Indonesia yang bertakwa, aman, sejahtera, adil, dan berdaulat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Untuk mewujudkan visi tersebut, PCN menetapkan sejumlah agenda perjuangan, antara lain menjaga keutuhan NKRI, mendorong pemerintahan yang bersih dan transparan, memperkuat pemberantasan korupsi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi kerakyatan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan sosial.
Bagi Samsuri, pembangunan Indonesia menuju masa depan tidak hanya membutuhkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sumber daya manusia yang berkualitas, pemerintahan yang bersih, serta keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Deklarasi kemudian mencapai puncaknya ketika Suwarno membacakan naskah komitmen politik Partai Cinta Negeri untuk mendukung pencalonan Samsuri pada Pilpres 2029. Seluruh kader juga didorong untuk menjaga soliditas organisasi, memperkenalkan sosok Samsuri kepada masyarakat, membangun komunikasi dengan berbagai elemen bangsa, serta memperluas dukungan politik dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menanggapi mandat tersebut, Samsuri menyatakan kesediaannya menerima amanah partai untuk maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia periode 2029–2034.
“Bismillahirrahmanirrahim, saya siap dan menerima untuk menjadi Calon Presiden Republik Indonesia Periode 2029–2034,” ujar Samsuri.
Samsuri kemudian mengajak seluruh kader, simpatisan, dan relawan Partai Cinta Negeri untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mengedepankan politik yang damai. Ia juga menyerukan agar seluruh elemen partai terus berkontribusi dalam pembangunan nasional dengan menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pijakan perjuangan.
Deklarasi pencalonan tersebut menjadi langkah awal Partai Cinta Negeri dalam mempersiapkan agenda politik menuju Pilpres 2029. Dengan membawa semangat persatuan, kedaulatan, pemerintahan yang bersih, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi kerakyatan, PCN menempatkan pencalonan Samsuri sebagai bagian dari ikhtiar menyongsong masa depan Indonesia.
Acara berlangsung tertib, aman, dan lancar sebelum ditutup dengan doa bersama. Dalam perjuangannya, Partai Cinta Negeri membawa motto “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Indonesia” sebagai semangat persatuan dan kebangsaan.



