Kota Yogyakarta Juara Umum Kejurda Catur DIY 2026 dengan Raihan 7 Medali Emas

Ruminews.id, Sleman — Kota Yogyakarta berhasil keluar sebagai juara umum Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur DIY 2026 setelah mengoleksi tujuh medali emas, lima perak, dan lima perunggu.

Kejurda Catur DIY 2026 berlangsung selama tiga hari, yakni pada 22, 23, dan 25 Agustus 2026. Sebanyak 205 atlet dari kategori junior, senior, veteran, dan terbuka ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Pertandingan digelar di dua lokasi di Kabupaten Sleman. Kategori junior berlangsung di Aula Pangripta Bappeda Sleman, sedangkan kategori senior, veteran, dan terbuka digelar di Aula Operation Room Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman.

Ketua Tim Wasit Kejurda Catur DIY 2026, Agus Nugroho, mengatakan seluruh pertandingan menggunakan sistem catur klasik atau standar. Berdasarkan hasil akhir, Kota Yogyakarta menempati posisi teratas dengan tujuh emas, lima perak, dan lima perunggu.

Kabupaten Sleman berada di posisi kedua dengan raihan empat emas, enam perak, dan enam perunggu. Sementara Kabupaten Gunungkidul menempati peringkat ketiga dengan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.

“Selamat kepada para pemenang. Bagi para peserta yang belum memperoleh kemenangan jangan berkecil hati. Jalan masih panjang. Tetap semangat untuk meraih kemenangan,” ujar Agus.

Penutupan Kejurda Catur DIY 2026 dilakukan Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DIY, Iwan Prihastomo, di Aula Pangripta Bappeda Sleman, Selasa (25/8/2026).

Iwan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sleman dan Percasi Kabupaten Sleman yang telah menjadi tuan rumah, serta seluruh panitia dan pihak yang mendukung pelaksanaan kejuaraan.

Iwan juga menyampaikan apresiasi kepada kontingen Kota Yogyakarta yang berhasil meraih gelar juara umum. Sementara bagi atlet yang belum berhasil meraih prestasi, khususnya dari kelompok junior, Percasi DIY menyatakan akan melanjutkan pembinaan.

“Bagi atlet yang belum beruntung, khususnya kelompok umur junior, Pengda Percasi DIY telah berkomitmen untuk pembinaan atlet catur Yogyakarta,” kata Iwan.

Sebagai tindak lanjut pembinaan, Percasi DIY dalam waktu dekat akan menggelar Liga Catur Junior. Hasil Kejurda Catur DIY 2026 akan menjadi salah satu dasar penentuan peserta putaran pertama liga tersebut. Bersamaan dengan itu, akan digelar pula pertandingan kualifikasi kategori open.

“Harapannya putaran Liga Catur Junior bisa berlangsung tiga putaran dan diakhiri grand final,” ujarnya.

Rangkaian penutupan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan trofi kepada para pemenang oleh tim wasit dan diakhiri dengan doa yang dipimpin Ustaz Jais Susilo.

Share

Scroll to Top