Jadi Sasaran Luapan Emosi Warga: Bangunan Daycare Little Aresha Dipenuhi Coretan Bernada Umpatan

Ruminews.id, Yogyakarta — Bangunan daycare Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, sasaran kemarahan publik atas kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang sebelumnya mencuat. Bangunan tempat penitipan anak itu tampak dipenuhi coretan vandalisme bernada kecaman hingga umpatan, mencerminkan luapan emosi masyarakat terhadap peristiwa yang terjadi.

Pantauan di lokasi menunjukkan hampir seluruh bagian bangunan dipenuhi tulisan bernada protes. Meskipun garis polisi masih utuh, vandalisme masih menyasar di gerbang sisi utara maupun sisi selatan.

Di pintu garasi, misalnya, terdapat coretan bertuliskan “As* dan Tidak Ada Rasa Kemanusiaan”. Sementara di sisi lain bangunan, muncul tulisan seperti “Anak Jadi Korban” serta berbagai coretan lain yang mengandung kata-kata kasar. Bahkan, tidak hanya tulisan, terdapat pula siraman cat hitam di beberapa bagian tembok dan area sekitar bangunan.

Aksi vandalisme ini diduga dilakukan pada malam hari hingga dini hari. Informasi tersebut disampaikan oleh Lurah Sorosutan, Muhammad Zulazmi, yang mengaku pihaknya pertama kali menerima laporan dari aparat setempat pada siang hari setelah kejadian. Namun hingga saat ini, pelaku pencoretan belum diketahui.

“Bhabinkamtibmas Sorosutan menyampaikan tidak ada info terkait pelaku dan tidak ada CCTV di sekitar yang bisa merekam,” ujarnya.

Selain tidak adanya rekaman CCTV, warga sekitar juga disebut tidak mengetahui secara pasti kapan dan siapa yang melakukan aksi tersebut. Hal ini membuat proses penelusuran pelaku menjadi lebih sulit. Pihak kelurahan pun langsung berkoordinasi dengan pengurus wilayah seperti RT dan RW untuk meningkatkan pengawasan di sekitar lokasi, guna mencegah kejadian serupa terulang.

Di tengah situasi ini, pemerintah kota turut merespons dengan menekankan agar masyarakat tidak bertindak di luar hukum. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, meminta publik menahan diri meskipun memahami kemarahan yang muncul. Ia menyatakan,

“Saya bisa memahami emosi dari orang tua maupun masyarakat. Kami mohon untuk bersabar, toh keadilan sudah diupayakan sebaik-baiknya dan ditegakkan.”

Ia juga menegaskan,

“Jangan main hakim sendiri, supaya tidak muncul masalah baru.”

Sebagai langkah antisipasi, pengawasan di sekitar bangunan daycare tersebut akan diperketat, termasuk dengan melibatkan aparat seperti Satpol PP. Upaya ini dilakukan untuk mencegah tindakan anarkis lanjutan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

Share

PENCARIAN
BERITA LAINNYA
  • All Posts
  • Bantaeng
  • Berau
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hulu Sungai Selatan
  • Infotainment
  • Internasional
  • Jakarta
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kualanamu
  • Luwu Timur
  • Mandalika
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pali
  • Palu
  • Papua
  • Pemerintahan
  • Pemuda
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Politik
  • Soppeng
  • Tekhnologi
    •   Back
    • Makassar
    • Gowa
    • Maros
    • Takalar
    • Palopo
    • Jeneponto
    • Pangkep
    • Pare-pare
    • IKN
    • Bone
    • Bulukumba
    • Towuti
    • Sidrap
    • Purwakarta
    • Pekanbaru
    • Berau
    • Kolaka Timur
    • Enrekang
    • Serang
    • Tangerang Selatan
    • Bima
    • Nusa Tenggara Timur
    • Kolaka Utara
    • Barru
    • Cibubur
    • Jakarta
    • Luwu Timur
    • Luwu Utara
    • Padang
    • Pinrang
    • Polewali Mandar
    • Toraja
    • Selayar
    • Mamuju
    • Donggala
    • Soppeng
    • Parigi Moutong
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
    • Labuan Bajo
    • Mamasa
    • Kualanamu
    • Bantaeng
    • Ambon
    • Sinjai
    • Bombana
    • Jambi
    • Samarinda
    • Sorong
    • Tegal
    • Kendal
    • Kulon Progo
    • Morowali
    • Blora
    • Tual
    • Gunungkidul
    • Banten
    • Cilacap
    • Jayapura
    • Batam
    • Bantul
    • Sleman
    • Halmahera
    • Banjarnegara
    • Toraja Utara
    • Nabire
    • Bangkalan
    • Solo
    • Lamongan
    • Tangerang
    • Papua
    • Luwu
    • Malili
    • Tanah Bumbu
    •   Back
    • Badan Gizi Nasional
    •   Back
    • Dinas Koperasi Makassar
    •   Back
    • DPRD Kota Makassar
    • Prov Sulawesi Selatan
    • Pemerintah Kota Makassar
    • Pemerintah kabupaten Gowa
    • Dinas Koperasi Makassar
Scroll to Top