Guru Juga Belajar Melalui Lesson Study di SMP Muhammadiyah 8 Yogyakarta

Ruminews.id, Yogyakarta — Suasana berbeda tampak di salah satu ruang kelas SMP Muhammadiyah 8 Yogyakarta pada Rabu (20/5). Saat guru IPS, Alen Sanjaya, S.Pd., memulai pembelajaran tentang Perdagangan Internasional, puluhan pasang mata turut memperhatikan jalannya proses belajar mengajar. Mereka bukan siswa, melainkan para guru dari berbagai sekolah yang hadir sebagai observer dalam kegiatan Lesson Study.

Kegiatan Lesson Study merupakan agenda rutin sekolah-sekolah binaan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta di bawah pendampingan pengawas pembina, Dra. Endang Triningsih, M.Pd. Melalui kegiatan ini, para guru bersama-sama mengamati proses pembelajaran di kelas, kemudian melakukan refleksi dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Acara dibuka pada pukul 08.00 WIB dengan sambutan kepada para guru perwakilan sekolah yang hadir. Sebelum pembelajaran dimulai, Alen Sanjaya, S.Pd., selaku guru model memberikan penjelasan singkat mengenai skenario pembelajaran yang akan dilaksanakan. Setelah itu, para observer memasuki kelas untuk mengamati secara langsung proses pembelajaran.

Mengawali pelajaran, Alen mengajak siswa melakukan ice breaking guna membangun semangat belajar di pagi hari. Suasana kelas pun menjadi lebih cair dan penuh antusiasme. Pada materi Perdagangan Internasional, siswa tidak hanya menerima penjelasan secara teoritis, tetapi juga diajak memahami konsep ekspor, impor, dan devisa melalui simulasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Salah satu metode yang digunakan adalah simulasi penukaran devisa serta praktik promosi produk. Siswa diminta membawa barang yang memiliki nilai ekonomis, kemudian menyusun strategi promosi dan mempresentasikannya di depan kelas. Pendekatan ini membuat pembelajaran berlangsung lebih aktif karena siswa terlibat langsung dalam proses belajar.

Kegiatan tersebut menjadi perhatian para observer yang mengamati interaksi antara guru dan siswa, metode penyampaian materi, hingga keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Di akhir sesi, Alen juga mengajak siswa melakukan refleksi untuk mengetahui pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.

Setelah pembelajaran berakhir pada pukul 09.45 WIB, seluruh observer bersama guru model kembali ke ruang pertemuan untuk mengikuti sesi refleksi dan evaluasi. Dalam kesempatan tersebut, Dra. Endang Triningsih, M.Pd. menegaskan bahwa Lesson Study bukanlah forum untuk menghakimi guru, melainkan ruang belajar bersama yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Menurutnya, konsep utama Lesson Study mengacu pada siklus Plan, Do, See, yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan melakukan refleksi sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Ia juga menjelaskan bahwa pendekatan Deep Learning menekankan pentingnya Joyful Learning dan Meaningful Learning, yakni pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi peserta didik.

“Ketika siswa merasa senang dan menemukan makna dari apa yang dipelajari, maka proses pembelajaran akan menjadi lebih efektif,” ungkap Dra. Endang Triningsih, M.Pd. dalam sesi evaluasi.

Kepala SMP Muhammadiyah 8 Yogyakarta, Puji Astuti, S.Pd., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia mengucapkan terima kasih kepada para kepala sekolah dan guru dari sekolah-sekolah binaan yang telah memberikan masukan konstruktif terhadap pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru model.

Kegiatan Lesson Study kali ini diikuti oleh perwakilan dari SMP Bhinneka, SMP Budya Wacana, SMP BOPKRI 1 Yogyakarta, SMP Pangudi Luhur, SMP Negeri 11 Yogyakarta, SMP Taman Dewasa Kumendaman, dan sejumlah sekolah lainnya. Berbagai masukan disampaikan dalam sesi refleksi, termasuk mengenai pengelolaan kelas, penguatan partisipasi siswa, dan strategi pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik.

Salah satu observer dari SMP Pangudi Luhur, Danis, menilai bahwa pembelajaran yang ditampilkan cukup inspiratif meskipun masih terdapat beberapa aspek yang dapat ditingkatkan, terutama dalam memperluas ruang partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung.

Bagi Alen Sanjaya, S.Pd., seluruh masukan yang diberikan menjadi bahan refleksi berharga untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Ia berharap kegiatan Lesson Study dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana berbagi praktik baik dan memperkuat budaya refleksi di kalangan pendidik.

Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan, Lesson Study menunjukkan bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung bagi siswa. Para guru pun terus belajar, membuka diri terhadap evaluasi, serta berkolaborasi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, bermakna, dan relevan bagi peserta didik. (Angga Riyon Nugroho S.Pd.)

Share

PENCARIAN
BERITA LAINNYA
  • All Posts
  • Bantaeng
  • Berau
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hulu Sungai Selatan
  • Infotainment
  • Internasional
  • Jakarta
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kualanamu
  • Luwu Timur
  • Mandalika
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pali
  • Palu
  • Papua
  • Pemerintahan
  • Pemuda
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Politik
  • Soppeng
  • Tekhnologi
    •   Back
    • Makassar
    • Gowa
    • Maros
    • Takalar
    • Palopo
    • Jeneponto
    • Pangkep
    • Pare-pare
    • IKN
    • Bone
    • Bulukumba
    • Towuti
    • Sidrap
    • Purwakarta
    • Pekanbaru
    • Berau
    • Kolaka Timur
    • Enrekang
    • Serang
    • Tangerang Selatan
    • Bima
    • Nusa Tenggara Timur
    • Kolaka Utara
    • Barru
    • Cibubur
    • Jakarta
    • Luwu Timur
    • Luwu Utara
    • Padang
    • Pinrang
    • Polewali Mandar
    • Toraja
    • Selayar
    • Mamuju
    • Donggala
    • Soppeng
    • Parigi Moutong
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
    • Labuan Bajo
    • Mamasa
    • Kualanamu
    • Bantaeng
    • Ambon
    • Sinjai
    • Bombana
    • Jambi
    • Samarinda
    • Sorong
    • Tegal
    • Kendal
    • Kulon Progo
    • Morowali
    • Blora
    • Tual
    • Gunungkidul
    • Banten
    • Cilacap
    • Jayapura
    • Batam
    • Bantul
    • Sleman
    • Halmahera
    • Banjarnegara
    • Toraja Utara
    • Nabire
    • Bangkalan
    • Solo
    • Lamongan
    • Tangerang
    • Papua
    • Luwu
    • Malili
    • Tanah Bumbu
    •   Back
    • Badan Gizi Nasional
    •   Back
    • Dinas Koperasi Makassar
    •   Back
    • DPRD Kota Makassar
    • Prov Sulawesi Selatan
    • Pemerintah Kota Makassar
    • Pemerintah kabupaten Gowa
    • Dinas Koperasi Makassar
Scroll to Top