HMI Cabang Luwu Utara Gelar Aksi “Sulsel Darurat Energi”, Sorot Kelangkahan BBM, LPG dan Listrik

Ruminews.id, LUWU UTARA — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Luwu Utara turun ke jalan menyuarakan keresahan masyarakat terkait persoalan energi, khususnya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, serta gangguan pelayanan listrik.

Aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan “Sul-Sel Darurat Energi” yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kontrol sosial mahasiswa terhadap persoalan kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam aksi tersebut, massa HMI Cabang Luwu Utara membentangkan spanduk yang memuat tuntutan dan kritik terhadap kondisi energi di daerah. Massa juga menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak-pihak terkait.

BBM DAN LPG BUKAN SEKADAR KOMODITAS

HMI Cabang Luwu Utara menilai persoalan energi harus menjadi perhatian serius pemerintah. Kelangkaan atau keterbatasan akses terhadap BBM dan LPG dapat memberikan dampak berantai terhadap masyarakat.

BBM berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, transportasi, aktivitas pertanian, perikanan, perdagangan, dan kegiatan ekonomi lainnya. Sementara LPG, khususnya LPG bersubsidi, menjadi kebutuhan penting bagi rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

Karena itu, pemerintah tidak cukup hanya memastikan adanya pasokan, tetapi juga harus memastikan distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, transparan, dan dapat diawasi oleh masyarakat.

PERSOALAN LISTRIK JUGA HARUS DIEVALUASI

Selain BBM dan LPG, HMI Cabang Luwu Utara turut menyoroti persoalan kelistrikan.

Listrik merupakan kebutuhan penting dalam menunjang pendidikan, pelayanan publik, kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga kehidupan rumah tangga. Gangguan dan pemadaman yang terjadi perlu mendapatkan penanganan serta evaluasi secara serius.

Masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas ketika terjadi gangguan, termasuk mengenai penyebab, proses penanganan, dan langkah pencegahan agar persoalan serupa tidak terus berulang.

HMI DESAK LANGKAH KONKRET

Atas kondisi tersebut, HMI Cabang Luwu Utara mendesak pemerintah dan stakeholder terkait untuk:
1. Menjamin ketersediaan BBM dan memastikan distribusinya berjalan secara merata.
2. Memastikan LPG bersubsidi tersedia dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.
3. Memperketat pengawasan distribusi energi dari tingkat penyalur hingga masyarakat.
4. Membuka informasi secara transparan terkait pasokan, distribusi, dan persoalan energi di daerah.
5. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan kelistrikan serta meminimalkan gangguan berulang.
6. Menghadirkan solusi konkret dan terukur, bukan sekadar pernyataan atau imbauan kepada masyarakat untuk bersabar.
7. Membuka ruang dialog dengan mahasiswa dan masyarakat sipil untuk membahas persoalan energi dan mencari solusi bersama.

RAKYAT BERHAK MENDAPATKAN KEPASTIAN

HMI Cabang Luwu Utara menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari fungsi mahasiswa sebagai kontrol sosial dan penyambung aspirasi masyarakat.

“Persoalan BBM, LPG, dan listrik bukan persoalan yang berdiri sendiri. Ketiganya menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan aktivitas ekonomi. Karena itu, pemerintah harus hadir dengan solusi yang konkret, transparan, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” demikian sikap HMI Cabang Luwu Utara.

HMI Cabang Luwu Utara juga menyatakan akan terus mengawal persoalan energi di Kabupaten Luwu Utara melalui kajian, dialog, pengawasan, dan penyampaian aspirasi secara konstitusional serta bertanggung jawab.

BBM TERSEDIA!
LPG TERSEDIA!
LISTRIK TERJAMIN!
ENERGI UNTUK RAKYAT!

HMI CABANG LUWU UTARA

“Mengawal Kepentingan Rakyat, Mengawal Tata Kelola Energi.”

Yakin Usaha Sampai.

Share

Scroll to Top