FKM Unhas dan UiTM Malaysia Tingkatkan Kerja Sama Akademik menyiapkan Kolaborasi Internasional

ruminews.id, Makassar — Upaya memperkuat jejaring akademik internasional terus dilakukan Universitas Hasanuddin melalui pengembangan hubungan kelembagaan dan kolaborasi keilmuan dengan perguruan tinggi mitra di kawasan Asia Tenggara. Hal tersebut tercermin dalam pertemuan antara Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin dan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia.

Pertemuan dihadiri oleh Dekan FKM Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., yang didampingi Prof. Yahya Thamrin, SKM., M.Kes., MOHS., Ph.D., selaku Wakil Dekan III Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni. Turut hadir Wakil Dekan I FKM Unhas Dr Wahiduddin, Prof. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D., Guru Besar bidang gizi, Dr. Abdul Salam, SKM, M.Kes., Dietisien selaku Ketua Program Studi S1 Gizi, serta ibu Ulfah Najamuddin, S.Si., M.Kes., Ph.D selaku Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi (GPM-PR) di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas).

Dari pihak UiTM hadir Prof. Madya Dr. Syahrul Bariah Binti Abdul Hamid dari Fakulti Sains Kesihatan, UiTM Cawangan Selangor, Kampus Puncak Alam sebagai Koordinator Bahagian Hubungan Industri, Komuniti, Alumni dan Keusahawanan (iCARE), yang turut didampingi Muhammad Akbar Bahar, S.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D., Apt. Selaku Wakil Dekan III Fakultas Farmasi Unhas.

Menurut Dekan FKM Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., penguatan kerja sama internasional ini akan meliputi empat bentuk kemitraan.

“Kolaborasi internasional yang kita bangun harus dapat diterjemahkan menjadi kegiatan akademik yang nyata. Karena itu, kita ingin mengembangkan kerja sama melalui join research, termasuk peluang co-funding, kemudian join conference, lecture exchange, dan student exchange. Empat ruang ini diharapkan menjadi bagian dari kerja sama yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan antara kedua institusi,” ujar Ansariadi.

Ia menambahkan bahwa penguatan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya FKM Unhas untuk memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kualitas interaksi dengan institusi mitra di tingkat global.

Prof. Yahya Thamrin, SKM., M.Kes., MOHS., Ph.D., menjelaskan bahwa hubungan antara Unhas dan UiTM bukan merupakan sesuatu yang baru.

“Kerja sama dengan UiTM sebenarnya sudah pernah dilakukan sebelumnya. Namun, implementasinya masih terbatas pada beberapa kegiatan, termasuk benchmarking mahasiswa dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan konferensi di UiTM. Ke depan, hubungan ini akan kita tingkatkan ke dalam bentuk agreement yang lebih kuat dan terstruktur,” jelas Prof. Yahya Thamrin.

Penguatan tersebut selanjutnya akan dituangkan melalui Memorandum of Understanding (MoU) antar institusi yang kemudian dapat diturunkan ke dalam Memorandum of Agreement (MoA) untuk mengatur bentuk kegiatan yang lebih spesifik dan operasional.

Prof. Madya Dr. Syahrul Bariah Binti Abdul Hamid dari UiTM memiliki latar belakang kepakaran pada bidang nutrisi dan dietetik, sementara FKM Unhas memiliki sumber daya akademik yang kuat dalam bidang kesehatan masyarakat, termasuk melalui kehadiran Prof. Veni Hadju sebagai salah satu Guru Besar bidang gizi.

Pertemuan kedua kepakaran tersebut membuka peluang untuk mengembangkan tema-tema riset baru yang tidak hanya berangkat dari perspektif nutrisi dan dietetik, tetapi juga ditempatkan dalam kerangka kesehatan masyarakat secara lebih luas.

Bagi FKM Unhas dan UiTM, kerja sama ini bukan hanya tentang mempertemukan dua institusi dari dua negara. Ini adalah bagian dari upaya membangun kemitraan mewujudkan visi menuju world-class university.

Share

Scroll to Top