PM Malaysia Anwar Ibrahim Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Anwar Ibrahim Sakit

Ruminews.id, Kuala Lumpur — Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim diperkirakan keluar dari rumah sakit pada Rabu (12/8/2026) setelah menjalani perawatan medis sejak Senin (10/8/2026). Kabar tersebut disampaikan istri Anwar, Wan Azizah Wan Ismail, dan dikutip Reuters dari kantor berita nasional Malaysia, Bernama.

Anwar, yang kini berusia 79 tahun, sebelumnya menjalani operasi laparoskopi elektif untuk menangani hernia para-umbilikal. Setelah prosedur tersebut, Anwar masih menjalani pemantauan oleh tim medis di rumah sakit.

Sebelumnya, Sekretaris Pers Anwar, Tunku Nashrul Abaidah, mengatakan sang perdana menteri menjalani pemeriksaan dan sejumlah prosedur medis yang ditetapkan oleh tim ahli kesehatan. Ia juga menyebut Anwar diperkirakan berada dalam pemantauan medis selama dua hari.

“Beliau sedang menjalani pemeriksaan dan prosedur yang ditetapkan oleh tim ahli medis,” ungkap Tunku Nashrul dilansir dari Reuters, Senin (10/8/2026).

Pihak Kantor Perdana Menteri Malaysia sebelumnya belum memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi kesehatan Anwar maupun jenis prosedur medis yang dijalaninya.

Dengan adanya keterangan terbaru dari Wan Azizah, Anwar diperkirakan dapat meninggalkan rumah sakit pada Rabu setelah menyelesaikan masa pemantauan pascaoperasi. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai apakah seluruh agenda kenegaraan Anwar akan kembali berjalan seperti biasa setelah ia diperbolehkan pulang.

Anwar telah menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia sejak 2022. Kondisi kesehatannya sebelumnya juga sempat menjadi perhatian. Pada 2018, ia pernah menjalani perawatan akibat masalah pada bahu dan punggung. Pada November 2025, Anwar juga membatalkan kunjungannya ke negara bagian Pahang karena mengalami sakit punggung.

Pada Januari 2026, Anwar dinyatakan dalam kondisi sehat setelah menjalani pemeriksaan medis rutin.

Sebelum menjalani perawatan kali ini, Anwar masih menjalankan aktivitas kenegaraan. Pada Sabtu (8/8), ia menghadap Raja Malaysia Sultan Ibrahim Iskandar di tengah sejumlah persoalan keamanan yang menjadi perhatian pemerintah Malaysia.

Pertemuan tersebut berlangsung ketika pemerintah Malaysia tengah menyoroti persoalan keamanan lintas negara, termasuk kasus penangkapan pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman, di Indonesia terkait dugaan kepemilikan narkoba seberat 26 kilogram.

Setelah pertemuan tersebut, Sultan Ibrahim memerintahkan pihak berwenang memperketat pengawasan di seluruh bandara dan perbatasan Malaysia guna mencegah penyelundupan narkoba serta aktivitas kriminal lintas negara.

Untuk saat ini, perhatian pemerintah dan publik tertuju pada proses pemulihan Anwar setelah menjalani operasi. Jika sesuai perkiraan, ia akan meninggalkan rumah sakit pada Rabu (12/8).

Share

Scroll to Top