Seminar Nasional Asosiasi Studi Hukum Ekonomi Syariah Indonesia (ASHESI)

Ruminews.id – Puji syukur ke hadirat Allah Swt., atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga Seminar Nasional Asosiasi Studi Hukum Ekonomi Syariah Indonesia (ASHESI) dapat terselenggara dengan baik pada Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di Gedung Diklat BKPSDM Maros dan disiarkan secara hybrid melalui Zoom Meeting. Seminar nasional ini mengangkat tema:

“Indonesia Emas 2045 dan Hukum Ekonomi Syariah: Merumuskan Arah Kebijakan, Inovasi, dan Keadilan Ekonomi Umat.”

Seminar nasional ini merupakan bagian dari ikhtiar Asosiasi Studi Hukum Ekonomi Syariah Indonesia (ASHESI) dalam menjalankan perannya sebagai organisasi keilmuan mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah yang menghimpun berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, ASHESI berupaya memperkuat budaya akademik, membangun ruang dialog ilmiah yang inklusif, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan hukum ekonomi syariah dalam menjawab tantangan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan diawali dengan Opening Space yang disampaikan oleh Yusphan, selaku Presiden Nasional II Bidang Pendidikan dan Hukum ASHESI, yang menegaskan bahwa mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah memiliki tanggung jawab intelektual untuk menjadi motor penggerak transformasi keilmuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, disampaikan pula bahwa ASHESI tidak hanya hadir sebagai wadah konsolidasi mahasiswa, tetapi juga sebagai ekosistem akademik yang berkomitmen membangun jejaring keilmuan nasional, memperkuat kolaborasi antarkampus, serta melahirkan generasi yang mampu menghadirkan solusi terhadap dinamika ekonomi dan hukum syariah di Indonesia.

Selanjutnya, sesi utama seminar menghadirkan Dr. Muhammad Harsya Bachtiar, Lc., M.A., Dosen IAI STIBA Makassar, sebagai narasumber. Pemaparan materi dipandu oleh Arafi Yogi Pratama, Staf Bidang Pendidikan dan Hukum ASHESI Kawasan Timur Indonesia, yang bertindak sebagai moderator.

“Dalam penyampaiannya, narasumber mengulas urgensi penguatan hukum ekonomi syariah sebagai instrumen pembangunan nasional, pentingnya inovasi kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta perlunya membangun sistem ekonomi yang berorientasi pada keadilan, kemaslahatan, dan keberlanjutan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.”

Seminar diikuti oleh delegasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi anggota ASHESI Kawasan Timur Indonesia Wilayah VIII, delegasi perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti kegiatan secara daring, serta unsur lembaga kemahasiswaan IAI STIBA Makassar.

Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang akademik menunjukkan tingginya antusiasme terhadap penguatan diskursus hukum ekonomi syariah di tingkat nasional sekaligus mempertegas posisi ASHESI sebagai ruang temu akademik yang mempererat jejaring mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah lintas daerah.

Selama kegiatan berlangsung, diskusi berkembang secara aktif dan konstruktif. Berbagai pertanyaan, pandangan, serta gagasan yang disampaikan peserta mencerminkan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap pengembangan hukum ekonomi syariah sebagai bagian dari pembangunan bangsa.

Forum ini tidak hanya menjadi media transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi intelektual dalam merumuskan arah pemikiran yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi nasional.

Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, ASHESI kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan forum-forum ilmiah yang berkualitas, memperluas kolaborasi akademik antarperguruan tinggi, serta mendorong penguatan kapasitas intelektual mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah di seluruh Indonesia.

Diharapkan, hasil-hasil pemikiran yang lahir dari forum ini dapat menjadi bagian dari kontribusi nyata sivitas akademika dalam mendukung pembangunan sistem hukum ekonomi syariah yang progresif, inklusif, dan berkeadilan demi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Sumber: Yusphan – Presidium Nasional II (Pendidikan dan Hukum)

Share

PENCARIAN
BERITA LAINNYA
KATEGORI
Scroll to Top