DEMA FUF Turun ke Jalan, Tolak Kenaikan BBM dan Desak Pendidikan Gratis untuk Rakyat

ruminews.id – Makassar, Rabu 17 juni 2026-Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (DEMA FUF) melakukan aksi unjuk rasa dijalan di dua titik yakni kantor sementara dprd provinsi sulawesi selatan

Dema FUF, melakukan orasi secara bergantian
menyampaikan keprihatinan mendalam atas sejumlah kebijakan dan kondisi sosial-ekonomi yang sedang melanda masyarakat Indonesia saat ini.

Seluruh lembaga jurusan yang ada di fakultas ushuluddin dan filsafat ikut serta dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan Dema FUF, meraka sama-sama menyuarakan aspirasi masyarakat terhadap kebijakan yang keluarkan pemerintah. tegasnya

Dema FUF membawa 6 tuntutan mengenai permasalahan yang kemudian hadir di negara indonesia.

  1. Menolak kenaikan harga BBM jenis Pertamax
    Kenaikan harga BBM memiliki dampak berantai yang terasa oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari biaya transportasi, kebutuhan pokok, hingga biaya pendidikan. Dalam kondisi daya beli yang masih lemah, langkah ini akan semakin membebani rakyat dan memperlebar kesenjangan ekonomi.
  2. Mendesak evaluasi mendalam terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG)
    Kami mengapresiasi niat baik untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, namun pelaksanaannya perlu dikaji ulang. Harus dipastikan anggaran digunakan secara transparan, tepat sasaran, dan tidak mengorbankan alokasi untuk sektor lain yang tak kalah penting. Jangan sampai program ini menjadi sarana pemborosan atau pencitraan belaka tanpa manfaat nyata dan berkelanjutan.
  3. Menuntut penghentian kriminalisasi terhadap aktivis
    Menyampaikan aspirasi dan mengawasi jalannya pemerintahan adalah hak konstitusional setiap warga negara. Kami menolak segala bentuk tindakan represif, penahanan, atau proses hukum yang seolah-olah untuk membungkam kritik. Ruang demokrasi harus dijaga agar tetap terbuka dan sehat.
  4. Meminta langkah nyata untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah
    Anjloknya nilai Rupiah terhadap mata uang asing berdampak langsung pada kenaikan harga barang dan jasa. Pemerintah perlu menyusun strategi ekonomi yang komprehensif, menjaga stabilitas makroekonomi, serta memperkuat produksi dalam negeri agar tidak terlalu bergantung pada impor.
  5. Mendesak komitmen nyata untuk mewujudkan pendidikan gratis yang merata dan berkualitas
    Pendidikan adalah hak dasar dan investasi masa depan bangsa. Anggaran pendidikan harus dialokasikan secara maksimal dan digunakan dengan tepat, sehingga tidak ada warga negara yang terhalang mengenyam pendidikan karena keterbatasan biaya. Pendidikan berkualitas harus dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Semoga dengan langkah yang kita ambil dapat didengar oleh pemerintah negara indonesia dan mampu memperbaiki seluruh kebijakan yang kemudian hadir. kami juga meminta kepada pemerintah agar suara rakyat bisa dengar dan mementingkan kepentingan rakyat

Share

PENCARIAN
BERITA LAINNYA
KATEGORI
Scroll to Top