ruminews.id – Jakarta — Nama Tri Febrianto Damu alias Buyung kian mencuat dalam pusaran dinamika internal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Ketua Bidang I Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi BPP HIPMI itu kini disebut-sebut sebagai salah satu figur kuat yang digadang-gadang bakal maju dalam kontestasi Ketua Umum BPP HIPMI pada Munas 2026 mendatang.
Sinyal tersebut menguat usai Ketua Umum BPP HIPMI 2022–2025, Akbar Himawan Buchari, secara terbuka memanggil Buyung dalam Forum Bisnis Nasional HIPMI–Danantara yang digelar di Hotel Kempinski Jakarta, beberapa waktu lalu. Dalam forum strategis tersebut, Buyung disebut sebagai representasi semangat UMKM nasional sekaligus aktor penting dalam menjaga konsolidasi organisasi HIPMI di seluruh daerah.
Sebagai Ketua Bidang I, Buyung memegang peran krusial dalam memastikan roda organisasi berjalan sesuai AD/ART dan Peraturan Organisasi, mulai dari penataan keanggotaan, kaderisasi, hingga harmonisasi hubungan BPD HIPMI di berbagai provinsi. Peran inilah yang membuat namanya dinilai memiliki “modal struktural” yang kuat menuju kepemimpinan nasional HIPMI.
Tak hanya dikenal sebagai organisator, Buyung juga kerap dipandang sebagai figur penghubung antara pengusaha muda daerah dan pusat. Di tengah tantangan UMKM nasional—mulai dari akses permodalan, digitalisasi, hingga keberlanjutan usaha—Buyung dinilai mampu menerjemahkan kebutuhan akar rumput ke dalam kebijakan organisasi.
“HIPMI ke depan butuh pemimpin yang paham struktur, punya jam terbang organisasi, dan dekat dengan UMKM. Buyung memenuhi tiga-tiganya,” ujar salah satu pengurus BPD HIPMI yang enggan disebutkan namanya.
Meski belum secara resmi menyatakan kesiapan maju, geliat politik organisasi jelang Musyawarah Nasional HIPMI 2026 mulai terasa. Nama Buyung masuk dalam radar sebagai bagian dari generasi regeneratif yang dinilai mampu melanjutkan estafet kepemimpinan HIPMI di tengah perubahan lanskap ekonomi nasional.
Dengan Munas HIPMI yang dijadwalkan berlangsung pada 2026, peta kandidat diprediksi akan semakin dinamis. Namun satu hal yang mulai terbaca, Tri Febrianto Damu alias Buyung bukan lagi sekadar pengurus bidang—melainkan figur yang tengah dipersiapkan sejarah untuk mengambil peran lebih besar dalam tubuh HIPMI