Ratusan Buruh Perempuan PT Amos Di-PHK, SINDIKASI Jabodetabek Serukan Solidaritas

Ruminews.id, Jakarta — Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI) Jabodetabek menyatakan solidaritas terhadap perjuangan ratusan buruh perempuan PT Amos Indah Indonesia yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak setelah memperjuangkan hak-hak normatif mereka.

Dalam pernyataan solidaritas yang dirilis SINDIKASI Jabodetabek pada Selasa, 26 Mei 2026, disebutkan bahwa sebanyak 134 buruh perempuan mengalami PHK setelah selama beberapa bulan terakhir menuntut pembayaran upah dan tunjangan hari raya (THR) yang belum dibayarkan, pesangon yang proporsional, kepastian kerja, hingga penghentian dugaan praktik union busting.

Sebelumnya, pada 7 April 2026, perusahaan dan para pekerja disebut telah mencapai perjanjian bersama yang menetapkan bahwa perusahaan akan memenuhi seluruh tuntutan buruh sekaligus mempekerjakan kembali para pekerja terdampak PHK. Namun hingga kini, kesepakatan tersebut dinilai belum dijalankan oleh perusahaan.

Alih-alih memenuhi isi perjanjian bersama, PT Amos Indah Indonesia justru disebut memindahkan mesin-mesin produksi ke Sukabumi, Jawa Barat. Langkah tersebut dinilai menunjukkan tidak adanya itikad baik perusahaan untuk memenuhi hak-hak pekerja.

Laporan media alternatif perburuhan, Trimurti.id pada 4 Mei 2026 menyoroti pengingkaran janji perusahaan terhadap hasil kesepakatan yang sebelumnya telah dicapai bersama para buruh.

Di tengah perjuangan tersebut, para buruh perempuan kini bahhu membahu membangun posko perjuangan sekaligus dapur umum untuk bertahan hidup dan mengorganisir solidaritas. Posko tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus tempat distribusi bantuan dari berbagai kelompok masyarakat.

SINDIKASI Jabodetabek mengajak rakyat pekerja untuk turut bersolidaritas dengan menyebarkan informasi medngenai perjuangan buruh PT Amos serta memberikan dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada posko solidaritas. Bentuk solidaritas yang dibutuhkan antara lain menjadi relawan dapur umum, fasilitator kegiatan, teman berbagi cerita, hingga membawa bantuan sembako maupun donasi bagi para pekerja perempuan yang terdampak PHK.

Selain itu, para buruh perempuan PT Amos juga mulai memproduksi dan menjual berbagai makanan ringan seperti keripik sebagai cara bertahan hidup di tengah kehilangan pekerjaan. Penjualan produk tersebut menjadi salah satu sumber dukungan ekonomi selama perjuangan berlangsung.

Share

PENCARIAN
BERITA LAINNYA
  • All Posts
  • Bantaeng
  • Berau
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hulu Sungai Selatan
  • Infotainment
  • Internasional
  • Jakarta
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kualanamu
  • Luwu Timur
  • Mandalika
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pali
  • Palu
  • Papua
  • Pemerintahan
  • Pemuda
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Politik
  • Soppeng
  • Tekhnologi
    •   Back
    • Makassar
    • Gowa
    • Maros
    • Takalar
    • Palopo
    • Jeneponto
    • Pangkep
    • Pare-pare
    • IKN
    • Bone
    • Bulukumba
    • Towuti
    • Sidrap
    • Purwakarta
    • Pekanbaru
    • Berau
    • Kolaka Timur
    • Enrekang
    • Serang
    • Tangerang Selatan
    • Bima
    • Nusa Tenggara Timur
    • Kolaka Utara
    • Barru
    • Cibubur
    • Jakarta
    • Luwu Timur
    • Luwu Utara
    • Padang
    • Pinrang
    • Polewali Mandar
    • Toraja
    • Selayar
    • Mamuju
    • Donggala
    • Soppeng
    • Parigi Moutong
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
    • Labuan Bajo
    • Mamasa
    • Kualanamu
    • Bantaeng
    • Ambon
    • Sinjai
    • Bombana
    • Jambi
    • Samarinda
    • Sorong
    • Tegal
    • Kendal
    • Kulon Progo
    • Morowali
    • Blora
    • Tual
    • Gunungkidul
    • Banten
    • Cilacap
    • Jayapura
    • Batam
    • Bantul
    • Sleman
    • Halmahera
    • Banjarnegara
    • Toraja Utara
    • Nabire
    • Bangkalan
    • Solo
    • Lamongan
    • Tangerang
    • Papua
    • Luwu
    • Malili
    • Tanah Bumbu
    •   Back
    • Badan Gizi Nasional
    •   Back
    • Dinas Koperasi Makassar
    •   Back
    • DPRD Kota Makassar
    • Prov Sulawesi Selatan
    • Pemerintah Kota Makassar
    • Pemerintah kabupaten Gowa
    • Dinas Koperasi Makassar
Scroll to Top