IHSG Anjlok 3,49%, Jadi Bursa Saham Terlemah di Asia

IHSG

Ruminews.id, Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis (29/10/2026). IHSG turun 3,49% ke level 5.098, menjadikannya indeks dengan pelemahan terdalam dibandingkan bursa saham lainnya di Asia pada hari itu.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG berakhir di level 5.098, turun 3,49% dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.320 sebelum kembali melemah hingga ditutup pada titik terendah hari itu.

Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melibatkan volume 23,27 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp11,29 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,32 juta kali, dengan tekanan jual mendominasi perdagangan.

Dari sisi sektoral, saham-saham perindustrian mencatatkan pelemahan terdalam, yakni sebesar 4,64%. Sektor barang baku menyusul dengan penurunan 4,52%, sementara sektor infrastruktur melemah 4,24%.

Tekanan juga terjadi pada sektor energi yang turun 3,28% serta konsumen nonprimer yang terkoreksi 2,54%.

Sejumlah saham mencatatkan penurunan signifikan dan masuk dalam jajaran top losers. Saham PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) dan PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) masing-masing anjlok 10%. Sementara itu, saham PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) melemah 9,91%.

Pelemahan tajam IHSG tersebut menunjukkan besarnya tekanan jual di pasar saham domestik sepanjang perdagangan Kamis. Namun, data perdagangan yang tersedia belum menjelaskan secara terperinci faktor-faktor yang memicu penurunan indeks tersebut.

Share

Scroll to Top