Houthi Kuasai Garis Pantai Laut Merah Yaman, Pertempuran dengan Pasukan Pro-Saudi Berlanjut

Milisi Houthi
Milisi Houthi. Dok. AP PHOTO/STR

Ruminews.id — Kelompok Houthi dilaporkan telah menguasai seluruh garis pantai Laut Merah di Yaman setelah melancarkan serangkaian serangan selama sekitar 18 jam.

Koresponden Al Jazeera di lapangan melaporkan pasukan Houthi berhasil merebut wilayah terakhir di pesisir Laut Merah yang sebelumnya masih berada di bawah kendali pemerintah Yaman yang didukung koalisi Arab Saudi.

Pasukan pemerintah Yaman disebut telah meninggalkan Mocha. Kondisi tersebut membuat Houthi hanya menghadapi sedikit perlawanan ketika bergerak ke arah selatan.

Setelah menguasai Mocha, Houthi kemudian merebut Dhubab dan Murad. Murad merupakan kota pesisir terakhir yang sebelumnya masih dikuasai pasukan pemerintah Yaman.

Namun, pertempuran belum sepenuhnya berakhir. Pasukan angkatan laut Yaman yang didukung Arab Saudi bergerak ke lepas pantai dan berhasil merebut Pulau Mayyun di Selat Bab al-Mandeb.

Pertempuran juga masih berlangsung untuk memperebutkan Pulau Zuqar.

Keberhasilan Houthi menguasai kawasan pesisir tersebut dinilai menunjukkan perkembangan kemampuan militer kelompok itu dalam beberapa tahun terakhir.

Profesor Studi Media di Doha Institute for Graduate Studies, Mohamad Elmasry, mengatakan keberhasilan Houthi mempertahankan kendali atas Mocha menjadi salah satu indikator perkembangan tersebut.

“Keberhasilan Houthi dalam merebut dan mempertahankan kendali atas Mocha—kota pelabuhan Laut Merah yang strategis—menunjukkan mereka telah memperoleh kemampuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Elmasry.

Menurutnya, kemampuan tempur Houthi saat ini kemungkinan jauh lebih maju dibandingkan kekuatan yang pernah dihadapi Arab Saudi sekitar satu dekade lalu.

“Menurut saya, ini adalah kekuatan tempur yang mungkin lebih maju dibandingkan kekuatan yang dihadapi Saudi sekitar satu dekade lalu,” kata Elmasry kepada Al Jazeera.

Penguasaan kawasan pesisir Laut Merah memberikan posisi strategis bagi Houthi karena wilayah tersebut mencakup sejumlah titik penting menuju Selat Bab al-Mandeb, salah satu jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Meski demikian, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa penguasaan wilayah pesisir belum sepenuhnya menghentikan perlawanan pasukan yang didukung Arab Saudi. Perebutan pulau-pulau di lepas pantai masih berlangsung dan berpotensi memperpanjang konflik di kawasan Laut Merah.

Share

Scroll to Top