ruminews.id, Mattappawalie – Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) III Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) yang bertugas di Kelurahan Mattappawalie menggelar Seminar Program Kerja bertajuk “Penguatan Partisipasi Masyarakat, Kepemudaan, dan Kohesi Sosial” di Gedung PKG Mattappawalie, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Lurah Mattappawalie, Kapolsek Pujananting, Ketua Pemuda, Istri Kepala Lingkungan yang mewakili, Ketua RT beserta masyarakat, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah SD Negeri 151 Mattappawalie, serta Babinsa setempat. Program ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk memperkenalkan rangkaian program kerja yang telah dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan selama beberapa hari di wilayah Pange, Padang Lampe, Pettung, dan Lappa Wala.
Seminar diawali dengan pemaparan program SiPADI (Sistem Pelayanan Administrasi Digital), yaitu pengembangan website pelayanan administrasi masyarakat disertai pelatihan Google Workspace bagi aparatur kelurahan. Program ini disusun untuk menjawab kendala arsip surat yang masih manual serta keterbatasan literasi digital aparatur, dan dijadwalkan berlangsung di Kantor Kelurahan Mattappawalie pada 19 Agustus 2026.
Selanjutnya dipaparkan program SAPA (Sarana Peduli Sampah), yang hadir menjawab minimnya tempat sampah di berbagai titik wilayah. Program ini mencakup pembuatan dan pemasangan tempat sampah di lokasi strategis, disertai edukasi kepada masyarakat mengenai cara memilah sampah organik dan non-organik.
Dalam sesi berikutnya, mahasiswa KKN memaparkan program UMKM Go Digital, yang menyasar pelaku usaha di Kelurahan Mattappawalie — mulai dari warung makan, kios, penjahit, hingga barber — yang belum memiliki keberadaan digital. Tim KKN akan mendampingi pelaku usaha secara langsung di lokasi masing-masing untuk membuat profil Google Bisnisku agar lebih mudah ditemukan calon pembeli di Google Maps.
Program KREASI (Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Edukasi, Adaptasi, dan Inovasi) turut dipaparkan sebagai pelatihan bagi guru SD Negeri 151 Mattappawalie mengenai konsep dasar Koding dan Kecerdasan Artifisial, mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam menghadapi pembelajaran berbasis teknologi.
Sesi terakhir memaparkan program JEJAK DIGITAL, yang mengangkat isu etika digital dan bahaya konten negatif bagi siswa SMP Negeri 27 Barru, sebagai respons atas temuan pihak sekolah terkait paparan konten tidak sesuai usia melalui gawai siswa.
Antusiasme terlihat dari para tamu undangan yang aktif memberikan masukan dan pertanyaan seputar teknis pelaksanaan program di lapangan. Wakil Lurah Mattappawalie menyambut positif seluruh program yang dipaparkan dan berharap seluruh unsur masyarakat dapat mendukung kelancaran pelaksanaannya.
Dengan terselenggaranya seminar ini, mahasiswa KKN ITH III berharap kelima program kerja tersebut — SiPADI, SAPA, UMKM Go Digital, KREASI, dan JEJAK DIGITAL — dapat terlaksana dengan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kelurahan Mattappawalie. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung penguatan partisipasi masyarakat, kepemudaan, dan kohesi sosial di Kecamatan Pujananting



