Ruminews.id, JAKARTA — Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Bapak Rachmat Gobel, tokoh nasional yang dikenal luas sebagai maestro industri elektronik sekaligus legislator yang gigih memperjuangkan ekonomi daerah, telah berpulang pada Jumat (10/7/2026). Kepergian beliau meninggalkan warisan pemikiran yang mendalam tentang bagaimana sektor industri dan kebijakan publik harus berjalan beriringan demi kesejahteraan bangsa.
Lahir dari keluarga entrepreneur, Rachmat Gobel tidak sekadar melanjutkan estafet kepemimpinan di Gobel Group. Beliau berhasil membawa kemitraan strategis dengan Panasonic ke level yang lebih tinggi, memperkuat fondasi manufaktur domestik, dan membuktikan bahwa tenaga kerja Indonesia mampu menghasilkan produk elektronik dengan standar global. Baginya, industri bukan sekadar urusan bisnis dan profit, melainkan fondasi kedaulatan ekonomi sebuah negara.
Konsistensi inilah yang kemudian membawa beliau masuk ke dalam lingkaran pengambil kebijakan nasional. Saat dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel dikenal dengan ketegasannya dalam melindungi pasar domestik, menata rantai pasok, serta membela hak-hak petani dan pelaku usaha kecil dari gempuran produk impor yang tidak adil.
Langkah pengabdiannya semakin meluas ketika beliau memutuskan terjun ke dunia legislatif. Menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI pada periode sebelumnya dan terus aktif sebagai anggota parlemen, beliau melepaskan atribut korporatnya untuk menjadi penyambung lidah rakyat. Dedikasinya terhadap daerah pemilihan, khususnya di kawasan Indonesia Timur seperti Gorontalo, menjadi bukti nyata bahwa orientasi pembangunan harus merata dan tidak boleh hanya berpusat di pulau Jawa. Di parlemen, beliau konsisten menyuarakan pentingnya hilirisasi industri berbasis potensi daerah.
Tidak hanya di dalam negeri, peran internasional beliau pun sangat krusial. Sebagai alumnus Universitas Chuo, Jepang, Rachmat Gobel menjadi jembatan diplomasi ekonomi yang kokoh antara Indonesia dan Jepang. Hubungan bilateral kedua negara di sektor investasi dan transfer teknologi banyak terakselerasi berkat komitmen komunikasi yang dibangunnya selama puluhan tahun.
Kini, sang pionir telah tiada. Namun, visi besarnya tentang sinergi industri yang kuat dan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat akan terus menjadi cetak biru bagi generasi penerus. Selamat jalan, Bapak Rachmat Gobel. Dedikasi dan pengabdianmu telah melekat erat dalam sejarah pembangunan bangsa.