AKSI NYATA HMJ PENJASKESREK FIKK UNM : Mengakselerasi Popularitas Olahraga Pickleball Melalui Edukasi di Desa Samangki Maros.

ruminews.id, Maros – Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Melalui sebuah inisiatif yang progresif, HMJ PENJASKESREK FIKK UNM menyelenggarakan seminar pengenalan olahraga Pickleball yang dipusatkan di Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.

Bagi kalangan mahasiswa olahraga, agenda ini bukan sekadar formalitas program kerja organisasi. Kegiatan ini merupakan langkah taktis untuk menjembatani disiplin ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan dengan kebutuhan aktual di masyarakat.

Dipilihnya Desa Samangki sebagai lokasi kegiatan juga didasari atas pertimbangan rasional untuk memperluas akses dan literasi olahraga ke wilayah penunjang, sehingga konsep olahraga untuk semua lapisan masyarakat tidak hanya menjadi wacana teoretis, melainkan sebuah realitas yang berdampak langsung.

Legitimasi Akademis dan Pendekatan Teoretis Praktis dimana sinergi antara mahasiswa dan birokrasi kampus terlihat jelas dalam agenda ini.

Seminar tersebut menghadirkan Bapak Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan FIKK UNM Yakni Bapak Prof. Dr. Irvan,M.Kes. sebagai pemateri utama dan juga didampingi oleh Dewan Pembina HMJ PENJASKESREK FIKK UNM Dan Beberapa Dosen Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar.

Kehadiran beberapa tokoh akademisi di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar, memberikan bobot akademis yang kuat pada sosialisasi ini.

Dalam pemaparannya, beliau tidak hanya mengupas tuntas aspek teknis dan aturan dasar permainan Pickleball yang mengombinasikan unsur tenis, badminton, dan pingpong. Lebih jauh dari itu, pendekatan yang digunakan menyentuh aspek sosiologi dan psikologi olahraga.

Beliau menekankan bagaimana olahraga yang adaptif dan inklusif seperti Pickleball dapat menjadi instrumen efektif untuk membangun interaksi sosial yang sehat, meningkatkan kebugaran jasmani, serta meminimalisir kejenuhan aktivitas harian masyarakat pedesaan.

Setelah sesi teoretis yang rasional dan interaktif, HMJ PENJASKESREK FIKK UNM bersama pemateri langsung memandu jalannya sesi demonstrasi atau praktik secara langsung.

Transformasi dari ruang seminar ke lapangan ini krusial agar masyarakat dan pemuda setempat bisa langsung merasakan biomekanika gerakan serta dinamika permainan Pickleball secara riil.

Proyeksi Dampak dan Esensi Pengabdian Mahasiswa, tentu bagi internal HMJ PENJASKESREK FIKK UNM sendiri, mengorganisir kegiatan dengan skala seperti ini menjadi laboratorium hidup untuk mengasah soft skills, mulai dari manajemen waktu, kemampuan komunikasi publik, hingga analisis kebutuhan masyarakat di lapangan. Menghadapi dinamika di desa menuntut mahasiswa untuk berpikir kritis dan solutif.

Secara jangka panjang, seminar ini diharapkan mampu menstimulasi kesadaran masyarakat Desa Samangki akan pentingnya menjaga kebugaran melalui olahraga baru yang menyenangkan namun tetap kompetitif.

Lebih dari itu, langkah awal yang diinisiasi oleh HMJ PENJASKESREK FIKK UNM di Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros ini diharapkan bisa menjadi pemantik bagi lahirnya komunitas-komunitas Pickleball baru di Kabupaten Maros, bahkan membuka peluang bagi munculnya bibit-bibit atlet potensial dari daerah dan tentunya hubungan emosional anatara mahasiswa, birokrasi dan masyarakat akan terjalin dengan baik.

Share

PENCARIAN
BERITA LAINNYA
KATEGORI
Scroll to Top