Nuzulul Qur’an di Pokobulo: Sinergi PERMADANI dan Pengurus Masjid Nurul Ihsan To’do Bangakala Hadirkan Wakil Ketua PWM Sulsel

ruminews.id, POKOBULO – 5 Maret 202 Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Masjid Jami’ Nurul Ihsan Pokobulo dalam peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Acara yang diinisiasi oleh Remaja Masjid Jami’ Nurul Ihsan Pokobulo (PERMADANI) bekerja sama dengan Pengurus Masjid ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperdalam kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Hadir sebagai pembawa hikmah Nuzulul Qur’an, tokoh intelektual dan ulama Sulawesi Selatan, Dr. KH. Abbas Baco Miro, Lc., M.A., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri bagi jamaah yang memadati Pelataran masjid.

Al-Qur’an: Solusi di Tengah Tantangan Zaman
Dalam ceramah agamanya, Dr. KH. Abbas Baco Miro mengupas tuntas urgensi Al-Qur’an bukan hanya sebagai teks bacaan ritual, melainkan sebagai solusi konkret atas berbagai problematika sosial dan moral yang dihadapi masyarakat saat ini. Beliau menekankan bahwa peristiwa turunnya Al-Qur’an adalah revolusi peradaban yang mengubah kegelapan menjadi cahaya ilmu pengetahuan.

“Nuzulul Qur’an adalah pengingat bagi kita semua, terutama generasi muda, bahwa kekuatan umat terletak pada kedekatannya dengan wahyu. Jika kita menjadikan Al-Qur’an sebagai manhajul hayah (pedoman hidup), maka persoalan moral dan krisis keteladanan yang kita saksikan hari ini akan menemukan jalan keluarnya,” papar Dr. KH. Abbas Baco Miro di hadapan jamaah.

Beliau juga secara khusus memberikan apresiasi kepada pengurus PERMADANI atas inisiatifnya menyelenggarakan kegiatan literasi keagamaan seperti ini. Menurutnya, menghidupkan masjid dengan kajian ilmu adalah bentuk nyata dari menjaga warisan Rasulullah SAW.

Kolaborasi Lintas Generasi di Pokobulo

Ketua PERMADANI, Muh. Muhaimin Razad, menjelaskan bahwa persiapan acara ini melibatkan kerja sama yang intens antara generasi muda dan para tokoh tua di Pengurus Masjid. Hal ini menunjukkan bahwa masjid merupakan pusat konsolidasi umat yang paling efektif.

“Peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini kami kemas secara spesial dengan mengundang Bapak Dr. KH. Abbas Baco Miro. Kami ingin memberikan asupan spiritual yang berkualitas bagi warga Pokobulo, sekaligus membuktikan bahwa remaja masjid (PERMADANI) mampu menjadi penggerak utama dalam kegiatan-kegiatan besar keagamaan,” ujar Muhaimin.

Senada dengan hal tersebut, Pembina PERMADANI, H. Sunawir S.Ag, menyatakan kebanggaannya atas kemandirian dan semangat para remaja masjid. “Kehadiran Wakil Ketua PWM Sulsel di masjid kita adalah sebuah kehormatan. Ini adalah sinergi yang luar biasa antara semangat muda PERMADANI dan bimbingan kami di pengurus masjid,” tambahnya.

Rangkaian Kegiatan dan Antusiasme Jamaah

Acara dimulai sejak sore hari dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh qari terbaik dari lingkungan Pokobulo. Sebelum waktu berbuka tiba, kegiatan diisi dengan zikir bersama dan doa untuk keselamatan bangsa dan negara.

Setelah sesi tausiyah, acara dilanjutkan dengan:
Buka Puasa Bersama: Menyantap hidangan yang disiapkan secara swadaya oleh warga dan ibu-ibu pengurus masjid, mencerminkan semangat gotong royong.

Salat Maghrib Berjamaah: Menguatkan aspek spiritual setelah seharian berpuasa.
Ramah Tamah: Sesi diskusi santai antara tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan Dr. KH. Abbas Baco Miro untuk membahas perkembangan dakwah di Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada seremonial belaka, namun mampu membekas menjadi semangat bagi jamaah untuk lebih rutin mengkaji Al-Qur’an secara mendalam di hari-hari mendatang.

Penulis : Muh. Muhaimin Razad
Ketua Umum Persatuan Remaja Mesjid Nurul Ihsan Pokobulo (PERMADANI)

Scroll to Top